Selamat! Sumsel Raih Rekor MURI Atas Pameran Produk Terbanyak Karya Siswa SMK

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sebanyak 500 karya siswa SMK se-Sumsel yang dipamerkan pada pameran beberapa waktu lalu dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai karya pameran terbanyak.

Dan pada Jumat (26/11/2021), penghargaan rekor MURI tersebut diterima Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya yang sekaligus membuka kegiatan pembinaan dan pengembangan siswa SMK Berprestasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.

Read More

Penganugerahan rekor MURI tersebut diberikan langsung oleh Senior Manager Museum Rekor Indonesia, Triyono kepada Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi, di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Pada sambutannya MY mengatakan dengan diperolehnya Rekor Muri maka ini diharapkan dapat memicu semangat siswa, khususnya pelajar SMK untuk dapat berinovasi dan berkarya lebih baik lagi.

“Saya berterimakasih atas karya yang telah dihasilkan dan karya – karya tersebut dihargai oleh rekor Muri Indonesia, ini merupakan hasil yang dicapai dari giatnya anak – anak sekalian dalam berkarya dan berprestasi,” sanjung MY.

MY juga mengatakan bahwa setiap daerah tentunya memiliki perbedaan sumber daya alam yang harus dipelajari, ia berharap hal tersebut dapat dilihat dan dipelajari serta dimanfaatkan oleh anak SMK dalam mengembangkan karya mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Pahlevi mengatakan rekor ini didapatkan hasil karya pameran anak SMK se Sumsel yang beberapa waktu lalu di pamerkan.

“Alhamdulilah ini dapat Rekor Muri dan kita sangat bersyukur dan tentu akan terus kita dorong agar siswa-siswi SMK terus produktif walaupun berada di tengah pandemi ini,” ungkap dia.

Lanjut Riza, memang saat ini peminat siswa yang masuk ke SMK ini juga terus meningkat setiap tahun. Walaupun datanya sekarang masih fifty-fifty antara SMA dan SMK, katanya, tapi antusias atau peminat siswa ini terus meningkat.

Pemicunya, kata dia banyaknya program-program yang dilakukan Kementrian yang selalu gencar. “Selain itu adanya kerjasama atau komunikasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam hal penyelarasan kurikulum,” tandasnya.

“Sehingga masyarakat pun dapat melihat sendiri hasil dari lulusan SMK ini yang juga banyak terserap dalam dunia kerja dan usaha,” tukasnya.

Tentu kata dia, upaya dan kerja keras kita juga selama tiga tahun belakangan ini melakukan link and match terhadap DUDI sehingga mampu menghasilkan suatu hasil yang baik.

“Kepala sekolah pun memiliki peran yang sangat besar yakni dengan memiliki bekal 4G yang selalu saya ingatkan yakni gagasan, gerakkan, gaul dan memiliki program gila,” demikian Riza. [Red]

Sumber: Indopolitika.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *