Cisarua Bogor Diterjang Banjir Bandang, Warga Dievakuasi ke Masjid  

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Bencana banjir terus menghantui sejumlah wilayah di Tanah Air. Kekinian, banjir melanda Cisarua Bogor, tepatnya di wilayah Gunung Mas, Desa Tugu Selatan. Banjir bandang terjadi, Selasa (19/1/2020) sekira pukul 09.00 WIB. Akibat banjir itu, puluhan rumah rusak dan 474 warga harus dievakuasi.

Salah seorang warga Desa Tugu Selatan, Jenih (40) membenarkan banjir tersebut. Ia mengatakan, banjir bandang menerjang puluhan rumah di Desa Tugu Selatan. “Iya bener kang, ini lagi di lokasi kejadian, ada puluhan rumah kang yang kena,” katanya mengutip Suarabogor.id.

Read More

Menurut dia, banjir bandang bercampur lumpur itu berasal dari sungai Cisarua. Sampai saat ini kata Jenih, warga dan anggota dari Polisi dan TNI sedang membersihkan lokasi rumah yang diterjang banjir tersebut. “Ini lagi bersih-bersih, nanti diinformasikan kembali. Ada warga yang juga dibawa ke tempat aman,” tukasnya.

Terpisah, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam membenarkan, bahwa saat ini anggota dari BPBD juga sudah meluncur ke lokasi kejadian. “Iya betul kang, sudah dilokasi belum ada informasi lanjut lagi,” singkatnya.

Hal sebada juga diutarakan Danramil 2124 Cisarua- Megamendung, Mayor Inf Aris Nazarudin Latif. “Iya betul, ini lagi dilokasi lagi dibersihkan, kita belum bisa mendata berapa rumah, ini masih dibersihkan,” singkatnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo mengatakan, semua warga yang terkena dampak saat ini telah di evakuasi anggota gabungan. “Total saat ini yang baru terdata ada 134 keluarga atau 474 jiwa sudah berhasil dievakuasi,” katanya.

Budi berujar, saat ini ratusan korban banjir bandang telah diungsikan ke sebuah Masjid yang tidak terkena banjir bandang. “Sudah diungsikan sementara ke lokasi Masjid yang tidak terkena dampak,” ujarnya.

“Saat ini juga tim dari BPBD sudah berada di lokasi bencana. Banjir tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak, dan juga akses jalan di beberapa titik tidak dapat dilalui,” sambungnya.

Sampai saat ini, proses pendataan dan pengecekan masih berlangsung. “Kita belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa atau tidak, masih dalam penanganan anggota di lapangan,” tukasnya. [ind]

 

Sumber: Indopolitika.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *